Cara Kerja Mesin Penghancur Kertas

Mesin Penghancur Kertas sangat berguna untuk keperluan di suatu instansi, kantor-kantor pemerintah maupun swasta. Sebagai alat pemusnah dokumen rahasia yang ramah lingkungan dengan kata lain tidak ribet dan dokumen tidak perlu di bakar sehingga akan menimbulkan polusi udara bagi lingkungan sekitarnya. Dapat menghancurkan dokumen atau kertas-kertas penting yang sudah kadaluwarsa dan tidak digunakan lagi, sehingga untuk lebih aman dan terjamin  dokumen-dokumen tersebut dapat dihancurkan dengan memakai mesin penghancur kertas. Model dan ukurannya yang tidak terlalu besar membuat mesin ini menjadi simpel dan praktis sehingga mudah untuk dipindah-pindah dari ruangan satu ke ruangan lain sesuai keinginan.

Mungkin kita sering menggunakan mesin ini tanpa kita mengetahui bagaimana proses dan cara kerja dari mesin ini, yang kita ketahui hanyalah kertas atau dokumen yang ingin kita hancurkan tinggal kita masukkan kedalam mesin kemudian selanjutnya biarlah mesin yang bekerja. Berikut kami paparkan bagaimana cara kerja dari mesin penghancur kertas tersebut. Dimana cara kerja mesin penghancur kertas ini mengharuskan kita untuk memiliki kesabaran, hati-hati dan telaten, karena apabila ingin menggunakan mesin dan memasukkan kertas harus selembar demi selembar, sebab kapasitasnya memang tidak banyak, jika kertas yang kita masukkan 2 lembar apa lagi lebih secara bersamaan, maka otomatis mesin penghancur ini akan tiba-tiba berhenti sendiri alias macet. Sehingga kertas yang masih dalam

proses penghancuran terjepit di tengah-tengah, kalau sudah terjadi seperti ini maka aliran listrik atau kabel power dari mesin harus diputuskan (dilepas), dan secara manual kertas yang terjepit tadi harus kita keluarkan terlebih dahulu, dan tentu saja ini akan menyebabkan kerusakan pada mesin apabila sering terjadi, setelah itu baru kemudian bisa melanjutkannya lagi. Kemudian hindarkan dari kertas yang ada bekas steples karena akan menyebabkan kerusakan pada pisau pemotong, periksa dahulu kertas yang akan kita hancurkan. Namun walaupun kecil dan sering ngadat (macet), itu karena tidak sabar atau salah dalam penggunaannya.

Dari pemaparan tadi semoga bisa bermanfaat bagi Anda, menguasai product knowledge menjadi suatu hal yang penting, karena dengan memahami fungsi, cara kerja, dan perawatan suatu produk akan menjadikan penggunaan kita dengan suatu produk lebih optimal dalam pemakaian produk, pengerjaannya, dan yang dihasilkan. (idr.15)